MODUL 4 FLOWCHART PRAKTIKUM ELEKTRONIKA
FLOWCHART
1. Mulai (Start)
Sistem aktif dan siap bekerja
untuk mendeteksi dua parameter utama, yaitu suhu ruangan/lingkungan dan kelembaban
tanah.
2. Sensor
2.1 Sensor suhu
Sensor suhu
LM35 berperan untuk membaca suhu ruangan/lingkungan. Sensor ini mengeluarkan
output berupa tegangan yang bergantung suhu yang dibacanya. Tegangan output
yang dihasilkan bersifat linear terhadap suhu, yaitu 10 mV per °C. Output dari
sensor ini diumpankan ke kaki non inverting op-amp.
Kondisi:
- Jika suhu ruangan di bawah
30°C, maka Vnon inverting < Vinverting pada
komparator sehingga transistor tidak aktif (VBE < 0,6 V) dan
membuat relay NO tetap open dan buzzer tidak berbunyi
- Jika
suhu ruangan di atas 30, maka Vnon inverting > Vinverting
pada komparator sehingga transistor aktif (VBE > 0,6 V) dan
membuat relay NO menjadi close dan buzzer berbunyi
2.2 Sensor soil moisture
Sensor soil
moisture berperan untuk membaca kelembaban tanah. Sensor ini memiliki dua jenis
output, yaitu analog dan digital. Pada sistem ini, output yang digunakan adalah
output analog. Output digital yang dihasilkan adalah 5 V ketika tanah tidak
lembab dan 0 V ketika tanah lembab
Kondisi:
- Ketika tanah terdeteksi lembab, maka Vi =
Vo = 0 V pada voltage follower sehingga transistor tidak aktif
(VBE < 0,6 V) dan membuat relay NO tetap open dan pompa air tidak
menyala
- Ketika tanah terdeteksi tidak lembab, maka Vi
= Vo = 5 V pada voltage follower sehingga transistor aktif (VBE
> 0,6 V) dan membuat relay NO menjadi close dan pompa air akan menyala
3. Selesai
Setelah suhu dan kelembaban tanah
terdeteksi, sistem akan terus bekerja mengulangi proses tersebut terus menerus
membaca suhu ruangan agar tetap di bawah 30°C dan tanah tetap lembab
Komentar
Posting Komentar